This is default featured slide 1 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by Premiumblogtemplates.com

This is default featured slide 2 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by Premiumblogtemplates.com

This is default featured slide 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by Premiumblogtemplates.com

This is default featured slide 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by Premiumblogtemplates.com

This is default featured slide 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by Premiumblogtemplates.com

cursor

Tampilkan postingan dengan label IPA. Bab 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA. Bab 1. Tampilkan semua postingan

gaya

PENGERTIAN GAYA DALAM IPA ILMU PENGETAHUAN ALAMWarga belajar dan siswa--sekalian, berikut ini kita akan memahami tentang gaya yang telah kita pelajari dalam mata pelajaran IPA kemarin. Apakah Gaya itu ? Coba kembali kita perhatikan contoh yang terjadi dari gaya, misalnya mengapa balon naik ke udara?, atau mengapa batu yang dilempar jatuh ke tanah. dan sebagainya.


Jadi pengertian Gaya adalah dorongan atau tarikan yang diberikan pada suatu benda. Untuk melakukan suatu gaya, diperlukan tenaga. Gaya dan tenaga mempunyai arti yang tidaksama, namun keduanya saling berhubungan. Gaya tidak dapat dilihat, tetapi pengaruhnya dapat dirasakan. Tarikan dan dorongan yang dilakukan memerlukan tenaga. Gaya ada yang kuat dan ada pula yang lemah. Makin besar gaya dilakukan, makin besar pula tenaga yang diperlukan. Besar gaya dapat diukur dengan alat yang disebut dinamometer. Satuan gaya dinyatakan dalam Newton (N). Gaya dapat memengaruhi gerak dan bentuk benda. Gerak adalah perpindahan posisi atau kedudukan suatu benda. Bentuk benda adalah gambaran wujud suatu benda.


Sifat-sifat Gaya
  1. Besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya tarikan atau dorongan
  2. Gaya dapat mengubah bentuk suatu benda
  3. Gaya dapat mengubah arah gerak arah atau gerak suatu benda
 
Macam-macam Gaya
  1. Gaya
Listrik
  • Gaya magnet
  • Gaya pegas
  • Gaya gesek
  • Gaya otot
  • Gaya mesin
  • Gaya gravitasi (Gaya tarik bumi).
  •  
    Pengaruh Gaya terhadap Benda

    1. Pengaruh gaya terhadap benda yang diam
    Benda yang diam dapat bergerak jika diberi gaya. Contoh kelereng yang tadinya diam akan bergerak setelah dientil, lemari yang tadinya diam akan bergerak setelah diberi gaya dengan dorongan. Dalam hal ini gaya dapat mempengaruhi gerak benda.

    2. Pengaruh gaya terhadap benda yang bergerak
    Benda yang bergerak, jika diberi gaya dapat mengakibatkan benda tersebut berubah menjadi diam, berubah arah, atau juga bisa bergerak lebih cepat. Contoh, bola yang bergerak akan diam apabila ditahan dengan kaki, bola yang yang dilempar ke arah tembok akan berubah arah setelah menumbuk tembok.

    3. Pengaruh gaya terhadap bentuk benda
    Suatu benda saat dikenai gaya yang cukup dapatmengakibatkan benda tersebut berubah bentuk. Semakinbesar gaya yang dikenakan semakin besar pulaperubahan bentuk pada benda tersebut. Contoh, kalengminuman yang kosong saat diinjak dengan keras akanpenyok, batu besar jika dipukul dengan palu akanpecah menjadi batu-batu yang berukuran lebih kecil.
     
    Lain-lain
    1. Satuan ukuran gaya adalah newton
    2. Alat untuk pengukur gaya disebut Dinamometer
    3. Gaya adalah Suatu bentuk kerja mendorong dan menarik suatu benda 
    Demikianlah tentang pengertian dan jenis-jenis gaya dalam Ilmu Pengetahuan Alam. selamat belajar Semoga bermanfaat. Terimakasih.
     

    Gerak hewan di darat

    Gerak Hewan di Darat

    Kecenderungan hewan yang hidup di darat adalah memiliki otot dan  tulang yang kuat. Otot dan tulang tersebut diperlukan untuk mengatasi inersia (kecenderungan tubuh untuk diam) dan untuk menyimpan energi pegas (elastisitas) untuk melakukan berbagai aktivitas.
    Bayangkan bagaimana bila kita berjalan. Seorang mulai berjalan dengan mendorong lantai dengan kakinya, lantai kemudian memberikan gaya balik yang sama dan berlawanan arah pada kaki orang tersebut. Gaya inilah yang menggerakkan orang tersebut ke depan. Dengan cara yang sama, seekor burung yang terbang ke depan memberikan gaya pada udara, dan udara tersebut mendorong balik sayap burung itu ke depan.
    Gajah dan kerbau memiliki massa tubuh yang besar, akibatnya untuk bergerak gajah dan kerbau harus melawan inersia yang nilainya juga besar. Namun, perbedaan struktur tulang dan otot hewan tersebut masing-masing hewan menyebabkan hewan tersebut dapat bergerak lebih lincah dibanding hewan lainnya.
    Misalnya dengan kuda, cheetah, dan kijang. Ketiga hewan tersebut memiliki struktur rangka dan otot yang sangat kuat, namun kijang dan cheetah yang memiliki bentuk kaki yang lebih ramping sehingga kijang dan cheetah memiliki elastisitas yang tinggi.
    Bentuk kaki yang lebih ramping tersebut mengakibatkan kijang dan cheetah pada saat berlari lebih banyak melompat ke udara dan meluncur di udara. Gaya gesek udara yang jauh lebih kecil daripada gaya gesek permukaan tanah membuat kijang dapat berlari dengan kecepatan gerak yang lebih tinggi daripada kuda.

    gerak hewan di udara

    Gerak Hewan di Udara

    Tahukah kamu, bagaimana cara burung  terbang? Hewan-hewan yang terbang di udara dengan cara yang unik.  Tubuh hewan-hewan tersebut memiliki gaya angkat yang besar untuk mengimbangi gaya gravitasi.
    Salah satu upaya untuk memperbesar gaya angkat dengan menggunakan  sayap. Prinsip yang sama diterapkan pada pesawat terbang, khususnya pada pesawat terbang bersayap bentuk airfoil seperti pada gambar berikut.
    Sayap aerofil pada burung
    Sayap aerofil pada burung
    Sayap burung memiliki susunan kerangka yang ringan, tulang dada dan otot yang kuat. Perhatikan gambar berikut ini.
    Gerak hewan pada burung saat terbang
    Gerak hewan pada burung saat terbang
    Bentuk sayap airfoil membuat udara mengalir pada bagian atas sayap lebih cepat daripada bagian bawahnya. Saat sayap dikepakkan, udara akan mengalir ke bawah. Dorongan ke bawah tersebut akan menghasilkan gaya yang berlawanan arah sehingga burung akan terangkat ke atas.

    Otot

    Otot

    Otot merupakan alat gerak aktif karena tersusun sel-sel otot yang mampu menghasilkan gerak. Otot memiliki fungsi yakni sebagai alat gerak aktif guna membantu tulang supaya dapat bergerak.

    Jenis-jenis Otot

    Berikut adalah macam-macam otot berdasarkan jenisnya, yakni :
    Otot Polos
    Otot polos yaitu jaringan yang terbentuk oleh sel-sel otot yang bentuknya seperti gelondong dimana dibagian ujungnya cenderung meruncing.
    Ciri-ciri yang dimiliki oleh otot polos adalah :
    • Bagian tengan membesar sedangkan kedua ujung meruncing.
    • Berinti satu berada ditengah.
    • Kerjanya tidak menurut kehendak sehingga disebut otot tidak sadar.
    • Gerakannya lambat.
    • Dipengaruhi saraf otonom.
    • Tidak cepat lelah.
    • Terdapat pada saluran pencernaan, saluran pernapasan, didin usus, pembuluh darah, alat kelamin, dan alat eksresi.
    Otot Lurik
    Otot lurik biasanya disebut sebagai otot rangka sebab otot ini biasanya melekat pada rangka. Otot lurik disebut lurik sebab apabila dilihat dengan menggunakan mikroskop maka akan tampak terlihat garis gelap terang pada serabut otot ini.
    Ciri-ciri otot lurik adalah, sebagai berikut.
    • Mempunyai bagian gelap dan terang, berselingan.
    • Memiliki banyak inti terletak pada bagian tepi.
    • Gerakannya cepat.
    • Kerjanya menurut kehendak kita.
    • Dipengaruhi saraf sadar.
    • Bagian ujungnya disebut tendon.
    Adapun fungsi otot lurik adalah :
    • Fungsi otot lurik menggerakkan tulang, sehingga disebut otot rangka.
    • Terdapat pada semua rangka.
    Otot Jantung
    Otot yang terletak pada dinding jantung. Ciri-ciri dari otot jantung adalah :
    • Bentuknya mirip otot lurik tetapi bercabang-cabang.
    • Selnya mempunyai satu inti ditengah.
    • Bekerja tidak menurut kehendak.
    • Tahan terhadap kelelahan.
    • Dipengaruhi saraf tak sadar.
    • Fungsinya memompa darah keluar jantung.

    Gerak dan Kerja Otot

    Otot bergerak secara kontraksi dan relaksasi. Ketika otot berkontraksi maka ukurannya akan memendek menjadi keras dan akan membentuk gelembung pada bagian tengah.
    Adanya kontraksi pada otot maka tulang akan tertarik. Guna mengembalikan tulang tersebut pada posisi awal maka dibutuhkan relaksasi.
    Artinya harus ada otot lain yang berkontraksi supaya dapat menarik tulang itu kembali ke posisi awal. jadi guna mampu menggerakan tulang setidaknya dibutuhkan kerjasama dari dua macam otot dengan cara kerja yang berbeda.
    Berdasarkan cara kerjanya, otot dibedakan menjadi 2 macam, yaitu :

    Gerak Sinergis

    Gerak sinergis adalah gerak selaras dari dua otot atau lebih. Pada gerak sinergis, otot-otot tersebut akan berkontraksi dan berelaksasi secara bersamaan. Contohnya kerja sama antara otot-otot pronotor teres dan pronotor kuadratus pada lengan bawah yang menggerakan telapak tangan menelungkup.

    Gerak Antagonis

    Gerak antagonis adalah gerak dua otot yang bekerja saling berlawanan. Contohnya adalah :
    • Otot bisep berkontraksi
    • Kelainan pada Otot maka otot trisep relaksasi.
    • Gerak kaki melipat kebawah (flekso) dan gerak kaki melurus (ekstensor).
    • Gerak tangan menjauhi badan (abduktor) dan gerak tangan mendekati badan (adduktor).

    kelainan pada tulang dan otot

    Kelainan pada Tulang dan Otot
    Berikut ini adalah beberap penyakit pada tulang dan otot, yakni :

    Skoliosis

    Skoliosis adalah kelainan pada tulang punggung yang menyebabkantulang belakang membengkok kearah kiri atau ke kanan.
    Hal ini disebabkan karena terlau sering mengangkat beban pada salah satu bahu atau lengan. Ataupu karena disebabkan oleh kebiasaan duduk dengan posisi yang tidakbenar atau miring sehingga beban tubuh bertumpu pada salah satu lengan.

    Kifosis

    Kifosis adalah kelainan tulang tulang dimana tulang membengkok kearah belakang. Kelainan yang satu ini disebabkan oleh kebiasaan duduk dengan posisi yang terlalu membungkuk atau sering memanggul beban yang berat dengan menggunakan punggung.

    Lordosis

    Lordois adalah kelainan tulang dimana tulang membengkok ke arah depan. Lordosis merpakan kebalikan dari kifosis. Penyebab kelainan ini adalah posisi duduk dengan membusungkan dada.

    Polio

    Polio merupakan kelainan yang disebabkan oleh adanya infaksi virus polio. Penderita penyakit polio akan mengalami kondisi tulang yang makin lama makin mengecil sehingga menyebabkan kelumpuhan.

    Rakhitis

    Rakhitis adalah kelainan pada tulang karena kekurangan vitamin D. Sehingga tulang kaki penderita akan berbentu menyerupai huruf X atau O.

    Fraktura

    Fraktura adalah gangguan tulang karena tulang mengalami retak/patah.

    Tetanus

    Tetanus adalah keadaan otot dimana otot berkontraksi terus menerus sehingga menyebabkan kejang.

    Atrofi

    Atrofi merupakan kondisi otot yang mengecil biasanya beriringan dengan adanya infeksi virus polio, karena tidak digerakkan maka otot akan menyusut dan mengecil.

    Kram

    Kram adalah otot yang terus menerus melakukan gerakan sehingga tidak mampu berkontaksi lagi karena kelelahan otot. Penyakit ini biasanya dialami oleh atlit olahraga.

    Terkilir

    Terkilir merupkan kelainan otot karena terjadinya kesalahan pada gerak otot sinergis yang bekerja justru berlawanan arah.

    Memar

    Memar adalah robeknya selaput sendi karena kecelakaan.

    Urai Sendi

    Urai sendi adalah sobeknya selaput sendi yang diikuti lepasnya ujung tulang sendi.

    Hipertrofi

    Hipertrofi adalah otot yag dilatih terus sehingga berkembang membesar. Biasanya dialami oleh binaragawan.

    Persendian

    Persendian

    Persendian atau artikulasi adalah hubungan antara tulang yang satu dengan tulang yang lainnya.

    Jenis-Jenis Sendi

    Berdasarkan Sifat Pergerakannya
    Berdasarkan sifat pergerakannya, sendi dibedakan menjadi 3, yakni sebagai berikut.
    Sendi Mati (Sinartrosis)
    Sinartosis atau sendi mati adalah hubungan antar tulang yang tidak dapat digerakan. Misalnya hubungan antara tulang tengkorak.
    Sendi Kaku (Amfiartrosis)
    Sendi kaku atau amfiartrosis adalah hubungan antar tulang yang menimbulkan gerak terbatas. Misalnya sendi pada ruas tulang belakang, sendi pada pergelangan tangan, serta sendi pada tulang dada.
    Sendi Gerak (Diartrosis)
    Sendi gerak (diartosis) adalah hubungan antar tulang yang menimbulkan gerak bebas. Misalnya hubungan antartulang paha dengan tulang panggul. Berikut ini adalah macam-macam sendi gerak, antara lain :
    Sendi engsel
    Sendi engsel memiliki gerakan satu arah. Misalnya sendi pada lutut dan siku.
    Sendi Pelana
    Sendi pelana mempunyai gerakan dua arah. Misalnya sendi yang menghubungkan ruas jari dengan telapak tangan.
    Sendi Geser
    Sendi geser memungkinkan terjadinya gerakan pergeseran pada tulang. Misalnya adalah sendi-sendi pada ruas tulang belakang.
    Sendi Putar
    Sendi putar memiliki gerakan memutar. Sendi jenis ini, salah satu tulang bisa bergerak sebab mempunyai poros pada tulang yang lain. Misalnya sendi yang menghubungkan tulang hasta dan tulang pengumpil.
    Sendi Peluru
    Sendi peluru memiliki gerakan kesegala arah. Sendi peluru salah satu tulang berbentuk bonggol sehingga tulang itu mampu bergerak ke segala arah.Misalnya, sendi yang menghubungkan tulang lengan dengan tulang gelang bahu serta tulang paha dan tulang gelang panggul.

    sistem gerak tumbuhan

    hai guys sekarang saya akan memberitahu tentang konsep gerak tumbuhan

    Sistem Gerak Pada Tumbuhan beserta Gambar dan Fungsinya

    Gerakan pada tumbuhan merupakan suatu resapan terhadap rangsangan (stimulus) baik yang berasal dari dalam maupun dari luar individu. Jadi timbulnya gerak pada tumbuhan merupakan bukti adanya iritabilitas.

    Gerak pada tumbuhan

    Nasti

    Nasti adalah gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Gerak nasti disebabkan oleh perubahan turgor pada jaringan di tulang daun. Berdasarkan jenis rangsangannya, nasti dibedakan menjadi beberapa macam, yakni:
    • Seismonasti atau tigmonasti merupakan gerak nasti yang terjadi akibat rangsangan sentuhan. Contohnya adalah gerak menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) ketika disentuh.
    • Niktinasti merupakan gerak nasti yang terjadi akibat pengaruh gelap. Contohnya adalah "gerak tidur" yang dilakukan daun dari tumbuhan polong-polongan.
    • Termonasti merupakan gerak nasti yang disebabkan oleh rangsangan suhu. Contohnya mekarnya bunga tulip ketika suhu udara naik.
    • Fotonasti merupakan gerak nasti yang disebabkan oleh rangsangan cahaya. Contohnya adalah mekarnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) pada saat sore hari di saat terkena sinar matahari.
    • Nasti kompleks merupakan gerak nasti yang disebabkan lebih dari satu rangsangan. Contohnya gerak membuka dan menutupnya stomata.

    Tropisme

    Tropisme adalah gerak tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Tropisme positif adalah gerak yang arahnya mendekati rangsangan, sedangkan tropisme negatif adalah gerak yang arahnya menjauhi rangsangan. Berdasarkan jenis rangsangannya, tropisme dibedakan menjadi beberapa macam, yakni:
    • Geotropisme atau gravitropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan rangsangan gaya gravitasi bumi. Geotropisme ada dua yaitu geotropisme positif dan geotropisme negatif. Geotropisme positif adalah gerak organ tumbuhan mendekati inti bumi. Sedangkan geotropisme negatif adalah gerak berlawanan arah gravitasi bumi, menjauhi inti bumi.
    • Fototropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan oleh pengaruh rangsangan cahaya. Fototropisme terbagi dua yaitu fototropisme positif dan fototropisme negatif. Pada umumnya, bagian tumbuhan di atas tanah bersifat fototropisme positif, misalnya bunga matahari akan mekar dan batangnya mengikuti arah sinar matahari. Dan akar bersifat fototropisme negatif
    • Tigmotropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan karena rangsangan sentuhan. Pada umumnya tigmotropisme terjadi pada tumbuhan pemanjat (tumbuhan yang memiliki sulur)seperti anggur, ubi jalar, melon, dan tumbuhan pemanjat lainnya.
    • Hidrotropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan karena rangsangan air. Contohnya gerak pertumbuhan akar menuju ke air.
    • Termotropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan karena rangsangan suhu.
    • Kemotropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan karena rangsangan zat kimia. Contohnya gerak akar menuju pupuk.
    • Reotropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan oleh aliran air sehingga mempengaruhi arah gerak tumbuhan. Contohnya eceng gondok.

    Taksis

    Taksis adalah gerak yang terjadi akibat rangsangan luar. Seluruh tubuh tumbuhan akan bergerak, dan arah geraknya ditentukan oleh arah rangsangan. Berdasarkan jenis rangsangannya, taksis dibedakan menjadi beberapa macam, yakni:
    • Fototaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan rangsangan cahaya. contohnya gerak Euglena menuju cahaya. Fototaksis dibedakan menjadi dua yaitu fototaksis positif dan fototaksis negatif. Fototaksis positif adalah gerak tumbuhan mendekati rangsangan cahaya, sedangkan fototaksis negatif adalah gerak tumbuhan menjauhi rangsangan cahaya.
    • Kemotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan rangsangan zat kimia. Contohnya gerak sel spermatozoid menuju sel telur.
    • Galvanotaksis atau Elekrotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan rangsangan listrik. Contohnya Gerak organisme tingkat rendah bergerak mendekati listrik.
    • Termotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh rangsangan suhu atau temperatur .
    • Geotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh Gravitasi Bumi
    • Tigmotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh kontak fisik atau sentuhan.
    • Reotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh aliran air.
    • Phonotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh suara.

    sistem gerak pada hewan dalam air

    Kembali lagi dengan saya selkarang saya akan memberikan konsep gerak pada hewan

    Gerak Hewan dalam Air

    Air memiliki kerapatan yang lebih besar dibandingkan udara. Air memiliki gaya angkat yang lebih besar dibandingkan udara. Tubuh hewan yang hidup di air memiliki massa jenis yang lebih kecil daripada lingkungannya.
    Gaya angkat air yang besar dan masa jenis hewan yang kecil menyebabkan hewan dapat melayang di dalam air dengan mengeluarkan sedikit energi. Untuk lebih jelasnya, alat gaya akan kamu pelajari lebih lanjut pada  bagian gerak lurus dan gaya.
    Salah satu bentuk tubuh yang paling banyak dimiliki oleh hewan air adalah bentuk torpedo. Bentuk tubuh ini memungkinkan tubuh meliuk dari kiri ke kanan.
    Gerak Hewan dalam Air
    Bentuk tubuh ikan umumnya berbentuk torpedo
    Bentuk tubuh ikan yang streamline berfungsi untuk mengurangi hambatan ketika bergerak di dalam air. Ekor dan alat sirip ekor yang lebar berfungsi untuk mendorong gerakan ikan dalam air.

    Gerak dan bentuk tubuh ikan

    Tahukah kamu, ikan dapat berenang karena memanfaatkan bentuk tubuhnya yang unik? Berikut penjelasannya.
    1. Ikan sering mengeluarkan gelembung renang yang berguna untuk mengatur gerakan naik turun.
    2. Ikan memiliki susunan alat otot dan tulang belakang yang fleksibel untuk mendorong ekor ikan di dalam air.
    3. Sebagian besar ikan menggunakan gerak tubuh ke kanan dan ke kiri dan sirip ekornya untuk menghasilkan gaya dorong ke depan.
    4. Ikan yang bergerak dengan sirip pasangan dan sirip tengah cocok untuk hidup di terumbu karang. Jenis ikan ini tidak dapat berenang secepat ikan yang menggunakan tubuh dan sirip ekornya.
    Tubuh ikan berbentuk streamline
    Tubuh ikan berbentuk streamline
    Berbeda dengan ikan dan hewan yang hidup di dalam air, nyamuk seolah-olah berdiri di atas air karena memanfaatkan prinsip tegangan permukaan air. Tegangan permukaan merupakan peristiwa yang diakibatkan adanya gaya kohesi antar molekul-molekul air. Selain nyamuk, anggang-anggang juga memanfaatkan gaya tegangan permukaan untuk dapat bergerak di permukaan air.
    Hewan yang memanfaatkan sifat tegangan permukaan air
    Hewan yang memanfaatkan sifat tegangan permukaan air

    Sistem rangka

    Hai guys kembali lagi dengan saya, sekarang saya akan memberikan konsep sistem gerak manusia

    Fungsi Rangka

    Berikut ini adalah fungsi rangka, antara lain :
    • Untuk memberi bentuk pada tubuh.
    • Untuk menegakan tubuh.
    • Untuk melindungi alat-alat tubuh yang lunak.
    • Sebagai tempat melekatnya otot.
    • Tempat pembentukan sel-sel darah.
    • Tempat penimbunan mineral.

    Jenis-Jenis Tulang

    Berdasarkan Jenisnya

    Berdasarkan jenisnya, tulang penyusun rangka dibedakan menjadi 2, yaitu tulang keras dan tulang rawan. Berikut adalah penjelasannya lebih rinci.
    Tulang Keras
    Tulang keras mempunyai tekstur yang lebih padat dan bersifat keras dibandingkan dengan tulan rawan. Tulang keras tersusun dari sel-sel tulang, zat kapur (kalsium), fosfat dan zat perekat. Matriks tulang keras tersusun rapat, padat banyak mengandung zat kapur.
    Tulang keras berasal dari tulang rawan yang dihasilkan dari sel-sel mesenkrim kemudian rongga didalamnya terdiri oleh pembentuk tulang yang disebut osteoblas.
    Di dalam tulang keras terdapat saluran havers. Dalam saluran havers terdapat pembuluh-pembuluh darah. Contoh dari tulang keras diantaranya, tulang kering, tulang lengan, dan tulang selangka.
    Tulang Rawan (Kartilago)
    Tulang rawan terdiri atas sel tulang yang banyak mengeluarkan matriks berupa kondrin (campuran karbohidrat dan protein)dan sel-sel tulang rawan (kondrosit). Tulang rawan memiliki sifat yang lentur karena banyak mengandung zat perekat (kolagen).
    Contoh tulang rawan antara lain adalah ujung tulang rusuk, hidung, telinga, trakea, laring, bronkus, dan di antara ruas-ruas tulang belakang.
    Berdasarkan matriks penyusunnya tulang rawan dibedakan menjadi 3, yakni :
    Tulang Rawan Hialin
    Tulang rawan hialin adalah tulang rawan yang bersifat transparan, halus, dan matriksnya homogen. Tulang rawan hialin dapat kita jumpai pada trakea.
    Tulang Rawan Elastis
    Tulang rawan elasts adalah tulang rawan yang mempunyai sifat yang lentur, matriksnya memiliki serabut yang elastis. Tulang rawan elastis dapat kita jumpai pada daun telinga, hidung, dan buluh eustachius.
    Tulang Rawan Fibrosa
    Tulang rawan fibrosa adalah tulang rawan yang memunyai sifat kurang lentur dan matriksnya mengndung serabut kolagen. Tulang fibrosa terdapat pada ruas tulang belakang dan persendian tulang pinggang.

    Berdasarkan Bentuknya

    Berdasarkan bentuknya, tulang pembentuk rangka dibedakan menjadi 3, yaitu :
    Tulang Pipa
    Bentuk tulang pipa adalah panjang dan bulat dengan rongga di tengahnya seperti pipa, kedua ujungnya membesar. Contoh tulang pipa antara lain, tulang jari tangan, tulang paha, dan tulang lengan atas.
    Tulang Pipih
    Bentuknya gepeng atau pipih dan berisi sum-sum merah. Terdapat pada tulang dada, tulang belikat, tulang tengkorak dan tulang rusuk.
    Tulang Pendek
    Memiliki bentuk bulat dan pendek, berisi sum-sum merah. Fungsi dari tulang pendek adalah sebagai tempat terjadinya proses pembentukan sel darah merah dan putih.
    Terdapat pada ruas-ruas tulang belakang, tulang pergelangan kaki, dan tulang pergelangan tangan.

    Bagian Rangka Manusia

    Tulang pembentuk rangka manusia dibedakan menjadi 3 kelompok, yaitu :

    Bagian Tengkorak

    Tulang tengkorak berfungsi untuk melindungi otak, mata, dan telinga. Bagian tengkorak pada sistem gerak manusia tersusun dari tulang-tulang pipih yang menjadi tempat terjadinya proses pembentukan sel-sel darah merah dan putih.
    Tulang tengkorak dengan tulang belakang dihubungkan oleh sendi atas sehingga kepala dapat mengangguk ke depan, menggeleng dan berputar.
    Berikut adalah contoh gambar tengkorak manusia.
    Sistem Gerak Pada Manusia | Fungsi, Jenis-Jenis dan Kelainan Pada Tulang dan Otot !
    Tulang tengkorak terdiri dari :
    • Tulang tengkorak bagian kepala meliputi 2 buah tulang ubun-ubun, 1 buah tulang dahi, 2 buah tulang pelipis, 2 buah tulang baji, 1 buah tulang kepala belakang, 2 buah tulang tapis.
    • Tulang tengkorak bagian muka meliputi 2 buah tulang hidung, 2 buah tulang pipi, 2 buah tulang air mata, 2 buah tulang langit-langit, 2 buah tulang rahang atas, 2 buah tulang rahang bawah.
    • Tulang tengkorak masing-masing berjumlah 2 buah kecuali tulang lidah, tulang tengkorak, dan tulang dahi.

    Bagian Badan

    Tulang badan berfungsi untuk melindungi organ tubuh yang terdapat dalam rongga badan. Bagian rangka badan pada manusia dibedakan menjadi 5 kelompok yakni Ruas-ruas tulang belakang, tulang rusuk, tulang dada, gelang bahu, dan gelang panggul. Perhatikan gambar berikut ini.
    Sistem Gerak Pada Manusia | Fungsi, Jenis-Jenis dan Kelainan Pada Tulang dan Otot !
    Tulang badan terdiri atas :
    • Tulang ruas belakang meliputi 12 ruas tulang punggung, 7 ruas tulang leher, 5 ruas tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang, 4 ruas tulang ekor.
    • Tulang rusuk tersusun 7 pasang rusuk sejati, 3 pasang rusuk palsu, 2 pasang rusuk melayang.
    • Tulang gelang terdiri dari gelang bahu meliputi tulang belikat dan tulang selangka. Gelang panggul meliputi 2 tulang usus, 2 tulang kemaluan, 2 tulang duduk.

    Bagian Anggota Gerak

    Bagian anggota gerak terdiri atas tulang anggota gerak atas dan tulang anggota gerak bawah. Berikut adalah penjelasannya.

    Anggota Gerak Atas

    Tulang anggota gerak atas terdiri dari tangan kanan dan tangan kiri. Perhatiakan gambar berikut.
    Sistem Gerak Pada Manusia | Fungsi, Jenis-Jenis dan Kelainan Pada Tulang dan Otot !
    Tulang anggota gerak atas meliputi 2 buah tulang lengan atas, 2 buah tulang hasta, 2 buah tulang pengumpil, tulang pergelangan tangan, tulang telapak tangan, dan tulang jari-jari.

    Anggota Gerak Bawah

    Tulang anggota gerak bawah terdiri dari kaki kanan dan kaki kiri. Perhatikan gambar berikut.
    Sistem Gerak Pada Manusia | Fungsi, Jenis-Jenis dan Kelainan Pada Tulang dan Otot !
    Tulang anggota gerak bawah meliputi 2 buah tulang paha, 2 buah tulang kering, 2 buah tulang tempurung lutut, 2 buah tulang betis, tulang pergelangan kaki, dan tulang jari-jari kaki.

    Otot

    Otot merupakan alat gerak aktif karena tersusun sel-sel otot yang mampu menghasilkan gerak. Otot memiliki fungsi yakni sebagai alat gerak aktif guna membantu tulang supaya dapat bergerak.

    Jenis-jenis Otot

    Berikut adalah macam-macam otot berdasarkan jenisnya, yakni :
    Otot Polos
    Otot polos yaitu jaringan yang terbentuk oleh sel-sel otot yang bentuknya seperti gelondong dimana dibagian ujungnya cenderung meruncing.
    Ciri-ciri yang dimiliki oleh otot polos adalah :
    • Bagian tengan membesar sedangkan kedua ujung meruncing.
    • Berinti satu berada ditengah.
    • Kerjanya tidak menurut kehendak sehingga disebut otot tidak sadar.
    • Gerakannya lambat.
    • Dipengaruhi saraf otonom.
    • Tidak cepat lelah.
    • Terdapat pada saluran pencernaan, saluran pernapasan, didin usus, pembuluh darah, alat kelamin, dan alat eksresi.
    Otot Lurik
    Otot lurik biasanya disebut sebagai otot rangka sebab otot ini biasanya melekat pada rangka. Otot lurik disebut lurik sebab apabila dilihat dengan menggunakan mikroskop maka akan tampak terlihat garis gelap terang pada serabut otot ini.
    Ciri-ciri otot lurik adalah, sebagai berikut.
    • Mempunyai bagian gelap dan terang, berselingan.
    • Memiliki banyak inti terletak pada bagian tepi.
    • Gerakannya cepat.
    • Kerjanya menurut kehendak kita.
    • Dipengaruhi saraf sadar.
    • Bagian ujungnya disebut tendon.
    Adapun fungsi otot lurik adalah :
    • Fungsi otot lurik menggerakkan tulang, sehingga disebut otot rangka.
    • Terdapat pada semua rangka.
    Otot Jantung
    Otot yang terletak pada dinding jantung. Ciri-ciri dari otot jantung adalah :
    • Bentuknya mirip otot lurik tetapi bercabang-cabang.
    • Selnya mempunyai satu inti ditengah.
    • Bekerja tidak menurut kehendak.
    • Tahan terhadap kelelahan.
    • Dipengaruhi saraf tak sadar.
    • Fungsinya memompa darah keluar jantung.

    Gerak dan Kerja Otot

    Otot bergerak secara kontraksi dan relaksasi. Ketika otot berkontraksi maka ukurannya akan memendek menjadi keras dan akan membentuk gelembung pada bagian tengah.
    Adanya kontraksi pada otot maka tulang akan tertarik. Guna mengembalikan tulang tersebut pada posisi awal maka dibutuhkan relaksasi.
    Artinya harus ada otot lain yang berkontraksi supaya dapat menarik tulang itu kembali ke posisi awal. jadi guna mampu menggerakan tulang setidaknya dibutuhkan kerjasama dari dua macam otot dengan cara kerja yang berbeda.
    Berdasarkan cara kerjanya, otot dibedakan menjadi 2 macam, yaitu :

    Gerak Sinergis

    Gerak sinergis adalah gerak selaras dari dua otot atau lebih. Pada gerak sinergis, otot-otot tersebut akan berkontraksi dan berelaksasi secara bersamaan. Contohnya kerja sama antara otot-otot pronotor teres dan pronotor kuadratus pada lengan bawah yang menggerakan telapak tangan menelungkup.

    Gerak Antagonis

    Gerak antagonis adalah gerak dua otot yang bekerja saling berlawanan. Contohnya adalah :
    • Otot bisep berkontraksi
    • Kelainan pada Otot maka otot trisep relaksasi.
    • Gerak kaki melipat kebawah (flekso) dan gerak kaki melurus (ekstensor).
    • Gerak tangan menjauhi badan (abduktor) dan gerak tangan mendekati badan (adduktor).
    Kelainan pada Tulang dan Otot
    Berikut ini adalah beberap penyakit pada tulang dan otot, yakni :

    Skoliosis

    Skoliosis adalah kelainan pada tulang punggung yang menyebabkantulang belakang membengkok kearah kiri atau ke kanan.
    Hal ini disebabkan karena terlau sering mengangkat beban pada salah satu bahu atau lengan. Ataupu karena disebabkan oleh kebiasaan duduk dengan posisi yang tidakbenar atau miring sehingga beban tubuh bertumpu pada salah satu lengan.

    Kifosis

    Kifosis adalah kelainan tulang tulang dimana tulang membengkok kearah belakang. Kelainan yang satu ini disebabkan oleh kebiasaan duduk dengan posisi yang terlalu membungkuk atau sering memanggul beban yang berat dengan menggunakan punggung.

    Lordosis

    Lordois adalah kelainan tulang dimana tulang membengkok ke arah depan. Lordosis merpakan kebalikan dari kifosis. Penyebab kelainan ini adalah posisi duduk dengan membusungkan dada.

    Polio

    Polio merupakan kelainan yang disebabkan oleh adanya infaksi virus polio. Penderita penyakit polio akan mengalami kondisi tulang yang makin lama makin mengecil sehingga menyebabkan kelumpuhan.

    Rakhitis

    Rakhitis adalah kelainan pada tulang karena kekurangan vitamin D. Sehingga tulang kaki penderita akan berbentu menyerupai huruf X atau O.

    Fraktura

    Fraktura adalah gangguan tulang karena tulang mengalami retak/patah.

    Tetanus

    Tetanus adalah keadaan otot dimana otot berkontraksi terus menerus sehingga menyebabkan kejang.

    Atrofi

    Atrofi merupakan kondisi otot yang mengecil biasanya beriringan dengan adanya infeksi virus polio, karena tidak digerakkan maka otot akan menyusut dan mengecil.

    Kram

    Kram adalah otot yang terus menerus melakukan gerakan sehingga tidak mampu berkontaksi lagi karena kelelahan otot. Penyakit ini biasanya dialami oleh atlit olahraga.

    Terkilir

    Terkilir merupkan kelainan otot karena terjadinya kesalahan pada gerak otot sinergis yang bekerja justru berlawanan arah.

    Memar

    Memar adalah robeknya selaput sendi karena kecelakaan.

    Urai Sendi

    Urai sendi adalah sobeknya selaput sendi yang diikuti lepasnya ujung tulang sendi.

    Hipertrofi

    Hipertrofi adalah otot yag dilatih terus sehingga berkembang membesar. Biasanya dialami oleh binaragawan.
    demikian dari saya moga2 bermanfaat

    Diberdayakan oleh Blogger.

    Blog Archive

    Popular Posts

    Followers

    Cari Blog Ini

    Label

    Hell Yeah Pointer 5
    Arya W © 2013 Published By Gooyaabi Templates Supported by Best Blogger Templates and Premium Blog Templates - Web Design